Sering Diabaikan, Faktanya Mencuci Tangan Bisa Mencegah Penyakit Lho

Perintah untuk mencuci tangan mungkin sering kamu dengar dari ibu di rumah. Biarpun terkesan sepele, namun aktivitas yang tidak memerlukan waktu sampai lima menit ini memiliki banyak manfaat. Dapat dikatakan jika menjaga tangan tetap bersih menjadi salah satu langkah paling penting untuk menghindari berbagai macam penyakit dan mencegah penyebaran kuman atau jamur dari dan ke orang lain.

Bagaimana Jamur dan Kuman Bisa Membuat Orang-orang Terkena Penyakit?

Perlu kamu tahu jika kotoran manusia dan hewan menjadi sumber penting dari kuman Salmonella, E.coli O157, dan non-virus lain yang bisa menyebarkan berbagai macam penyakit. Kamu juga tidak tahu benda-benda apa saja yang telah kamu pegang seharian dan faktanya telah terpapar virus, bakteri, parasit atau jamur yang bisa memicu berbagai masalah kulit, seperti kurap, kadas, panu, eksim, dan lainnya.

Oleh karena itulah kenapa kamu wajib mencuci tangan setelah melakukan aktivitas indoor, dan terutama outdoor untuk menghindari berbagai masalah kesehatan. Jika tidak, kamu memiliki risiko untuk sakit. Mencuci tangan dengan sabun dapat membantu menghilangkan jamur dan kuman dari tangan, serta membantu mencegah infeksi. Dan berikut alasannya:

  • Sebagian orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut bahkan tanpa menyadarinya. Hal ini bisa membuat kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui bagian-bagian tersebut hingga membuatmu sakit.
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat masuk ke dalam makanan dan minuman ketika kamu menyiapkan makanan atau mengonsumsinya. Kuman ini dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan atau minuman pada kondisi tertentu dan membuat kamu sakit.
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat tertransfer pada objek lain seperti pegangan pintu, permukaan meja, atau mainan dan kemudian tertransfer pada tangan orang lain.
  • Menghilangkan kuman dan jamur dengan mencuci tangan dapat mencegah berbagai penyakit kulit seperti kurap, kadas, panu, serta penyakit diare dan saluran pernapasan.

Manfaat Mendidik Masyarakat Untuk Mencuci Tangan Dengan Sabun

Tanpa kamu sadari, ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh ketika kamu rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Dan berikut adalah manfaat mencuci tangan menurut dari hasil penelitian.

  • Dapat mengurangi jumlah orang sakit diare sekitar 23 – 40 persen.
  • Mengurangi penyakit diare pada orang yang memiliki sistem imun lemah sebesar 58 persen.
  • Mengurangi sakit pernapasan pada masyarakat umum sebesar 16 – 21 persen.
  • Mengurangi absensi akibat penyakit gastrointestinal pada anak sekolah sebesar 29 – 57 persen.
  • Mencuci tangan dengan sabun dapat melindungi 1 dari setiap 3 anak kecil yang menderita diare dan 1 dari 5 anak kecil dengan infeksi pernapasan seperti pneumonia.
  • Meskipun orang-orang di seluruh dunia membersihkan tangan dengan air, hanya sedikit yang menggunakan sabun untuk mencuci tangan. Membersihkan tangan dengan sabun dapat menghilangkan kuman dan jamur secara lebih efektif.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Mencuci Tangan

Agar kamu bisa terhindari dari berbagai penyakit akibat penularan kuman, virus, bakteri dan jamur, ada beberapa waktu terbaik yang menuntut kamu untuk segera mencuci tangan, yaitu:

  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
  • Sebelum mengonsumsi makanan.
  • Sebelum dan setelah merawat orang sakit yang mengalami diare atau muntah.
  • Sebelum dan setelah mengobati luka.
  • Setelah menggunakan toilet.
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang baru saja menggunakan toilet.
  • Setelah membersihkan hidung, batuk, atau bersin.
  • Setelah menyentuh binatang, memberi makan binatang, atau membersihkan kotoran binatang.
  • Setelah menyiapkan makanan untuk binatang atau memegang binatang.
  • Setelah menyentuh sampah.

Suka Pergi Ke Gym dan Ogah Terkena Kurap? Yuk, Ikuti Panduan Berikut Ini

Sebagian orang berpikir jika gym atau pusat kebugaran adalah tempat yang bersih karena sebagian besar orang yang datang  ke sana peduli akan kesehatan dan body image mereka. Biarpun hal tersebut cukup masuk akal, namun Sobatku perlu tahu jika gym juga dapat menjadi sarang jamur penyebab kurap, kutu air dan masalah kulit lainnya, seperti panu dan kadas.

Sebagian besar pengunjung gym tidak menyadari akan masalah kulit yang mengintai. Hal yang tidak diharapkan ini bisa terjadi jika Sobatku teledor dan menganggap tempat gym tersebut bersih. Faktanya, kurap air yang merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur bisa menyebar di tempat gym hingga membuat Sobatku merasa tidak nyaman saat melakukan berbagai aktivitas.

Lalu, apa yang perlu dilakukan di gym agar Sobatku terhindari dari masalah kurap air? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Sobatku terapkan untuk mengurangi risiko dan mencegah tersebarnya jamur yang menimbulkan kurap.

  • Jika Sobatku berada di gym, gunakan tisu pembersih yang disediakan di dekat semua alat berat dan kardio. Jika tidak ada, Sobatku bisa membawanya sendiri dari rumah. Salah satu sopan santun yang umum mengatakan bahwa tiap orang yang menggunakan peralatan di gym seharusnya membersihkannya terlebih dulu setelah menggunakan agar peralatan tersebut dapat digunakan oleh member selanjutnya. Namun jika ragu, Sobatku bisa melakukannya sendiri sebelum dan setelah menggunakannya.
  • Mandilah dengan sabun, tepat setelah berolahraga jika hal tersebut memungkinkan. Infeksi jamur biasanya tidak menyebar pada kepala dan leher. Bahkan jika Sobatku hanya memiliki waktu beberapa menit saja, Sobatku dapat langsung menuju ke ruang ganti dan langsung membilas kepala dengan cepat tanpa perlu mencuci rambut.
  • Pakailah sandal ketika mandi di gym karena Sobatku menggunakan ruang ganti bersama. Dengan memakai sandal, ini dapat mencegah kaki menyentuh lantai, tempat di mana jamur hidup. Sandal juga dapat digunakan saat Sobatku bersih-bersih di ruang ganti. Sobatku bisa membelinya dengan harga murah dan mengkhususkannya untuk digunakan hanya ketika pergi ke gym.
  • Jangan berbagi pakaian atau handuk dengan orang lain, terutama saat ada di gym. Handuk yang tersedia di gym yang telah digunakan oleh orang lain tidak dapat dijamin kebersihannya dari jamur penyebab kurap. Untuk amannya, Sobatku disarankan membawa handuk sendiri dari rumah.
  • Jika Sobatku berpikir baju atau handuk telah terkontaminasi dan terkena kontak dengan kurap, pastikan untuk mencucinya dengan air panas.
  • Kenakan pakaian longgar yang tidak akan membuat kulit terasa hangat atau lembap setelah berolahraga.
  • Ganti kaus kaki dan pakaian dalam paling tidak sekali dalam sehari. Plus, jangan pernah hanya membaliknya saja dan menggunakannya di lain waktu. Ini benar-benar jorok, bahkan pakaian seperti ini bisa jadi sarang kuman dan jamur.
  • Jika teman sekamar menggunakan kamar mandi bersama dan kebetulan terkena infeksi jamur, pastikan mereka untuk segera mengobatinya agar Sobatku tidak tertular kurap dan masalah kulit lainnya.

Nah, jika Sobatku suka pergi ke gym dan ternyata tertular kurap atau panu dari member lain, Sobatku tidak perlu khawatir. Sobatku bisa memakai Obat Kurap 19 untuk meringankan masalah kurap. Caranya, teteskan Obat Kurap 19 pada kapas, lalu aplikasikan pada bagian yang terkena kurap atau panu. Lakukan ini secara teratur selama kurang lebih satu minggu untuk meredakan kurap atau panu.

Kurap, penyakit yang bikin malu. Yuk Cegah dari sekarang!

Kurap, penyakit yang bikin malu. Yuk Cegah dari sekarang!

Siapa sih yang mau terkena penyakit kulit? Apalagi kena kurap, penyakit kulit yang satu ini akan membuat kita malu dan tidak percaya diri. Mencegah penyakit kurap berarti harus lebih menjaga higienitas.

Tentu saja, semua orang bisa terkena kurap. Tetapi orang-orang yang memiliki sistem imun lemah lebih berisiko terkena infeksi dan jauh lebih sulit untuk mengatasinya. Apalagi buat kamu yang sering menggunakan fasilitas umum seperti pancuran atau shower, seorang atlit yang harus bersentuhan kulit dengan kulit (pegulat), berkeringat secara berlebih, atau kamu yang sering kontak dengan binatang. Daripada harus menanggung malu, yuk simak sama-sama cara mencegah kurap.

Bagaimana saya bisa mencegah penyakit kurap?

Agar bisa terhindar dari penyakit kurap, lakukan langkah-langkah pencegahan, seperti :

  • Menjaga kulit tetap bersih dan kering.
  • Kenakan sepatu yang memungkinkan ada sirkulasi udara dengan bebas di sekitar kaki.
  • Jangan berjalan tanpa alas kaki di area seperti ruang ganti atau kamar mandi umum.
  • Gunting kuku tangan dan kaki agar selalu pendek dan jaga selalu kebersihannya.
  • Ganti kaus kaki dan pakaian dalam paling tidak sekali dalam sehari.
  • Jangan berbagi pakaian, handuk, sprei, atau barang-barang pribadi dengan seseorang yang punya penyakit kurap.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah bermain dengan binatang.
  • Jika kamu curiga bintang peliharaan punya kurap, segera bawa ke dokter hewan untuk segera diobati sehingga kamu tidak akan tertular.
  • Jika kamu adalah seorang atlit yang terlibat dalam olahraga kontak dengan yang lain secara dekat, segera mandi setelah sesi latihan atau pertandingan dan jaga semua perlengkapan olahraga dan seragam yang dipakai tetap bersih. Juga, jangan berbagi peralatan olahraga apapun (bahkan helm) dengan orang lain.

Mencegah penyakit kurap yang terlular dari hewan

Jika kamu merasa hewan peliharaan punya kurap, kamu tentu merasa khawatir dan bingung apa yang harus dilakukan. Perlu kamu tahu jika kurap dapat dengan mudah disebarkan dari hewan ke manusia. Untuk mencegah kurap dari hewan, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah bermain-main dengan hewan atau
    menyentuhnya.
  • Pakai sarung tangan atau lengan panjang jika kamu harus menangani binatang yang punya kurap, dan selalu cuci tangan dengan sabun setelah memegangnya.
  • Vakuum area rumah yang didatangi oleh binatang yang terinfeksi. Ini akan membantu menghilangkan bulu-bulu atau serpihan kulit yang terinfeksi.
  • Disinfeksi area tempat hewan peliharaan menghabiskan waktu, termasuk benda apapun dan tempat tidur. Spora jamur dapat dibunuh dengan disinfektan seperti pemutih klorin encer, benzalkonium klorida, atau detergen yang kuat. Namun, jangan pernah mencampur produk pembersih karena ini bisa menyebabkan gas berbahaya.
  • Selain itu, jangan pernah menangani binatang yang memiliki kurap jika kamu memiliki sistem imun yang lemah, sedang menjalani perawatan kanker, atau menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Namun Jika setelah melakukan langkah pencegahan SobatKu tetap terkena penyakit kulit karena jamur. Segera obati dengan Obat Kurap 19.  Obat ini berbentuk cair sehingga praktis dan efektif digunakan untuk membantu meringankan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Caranya mudah bersihkan terlebih dahulu bagian kulit yang terkena infeksi. Ambil sedikit kapas, tetesi dengan Obat Kurap 19. Berikan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.

Kenapa sih Panu Sering Datang Kembali Setelah Diobati?

Kenapa sih Panu Sering Datang Kembali Setelah Diobati?

Panu adalah infeksi jamur pada kulit yang cukup umum. Jamur ini akan mengganggu pigmentasi kulit normal hingga menghasilkan bercak kecil dan mengubah warna kulit. Bercak ini warnanya bisa lebih terang atau lebih gelap dibandingkan dengan kulit sekitarnya. Paparan sinar matahari yang berlebihan pun bisa membuat panu nampak lebih jelas. Lalu, apa sebenarnya gejala, tanda, dan cara untuk mengatasinya?

Panu yang dalam bahasa latin dikenal dengan tinea versicolor juga disebut dengan pityriasis versicolor tidak menimbulkan rasa sakit. Tetapi, jika seseorang memiliki panu, ini sudah cukup membuat tekanan emosi dan tidak pede, merasa malu hingga membuat minder.

Produk anti jamur yang dijual bebas dalam bentuk cair, cream maupun salep umumnya dapat membantu mengatasi panu. Walaupun jika kamu telah merasa sukses menghilangkan panu dari permukaan kulit, warna kulit masih belum merata selama beberapa minggu atau beberapa bulan.  Bahkan, panu masih dapat muncul kembali, terutama pada saat cuaca hangat dan lembap.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa setelah pengobatan yang telah dilakukan selama sekian minggu, panu masih saja kembali? Jawabannya cukup mudah karena jamur yang menyebabkan panu ini dapat ditemukan dengan mudah pada kulit sehat. Biarpun begitu, jamur ini hanya akan menimbulkan masalah ketika tumbuh secara berlebihan.

Faktor-faktor seperti cuaca panas dan lembap, memiliki jenis kulit berminyak, terjadinya perubahan hormon dan lemahnya sistem imum membuat seseorang bisa dengan mudah terkena panu kembali, walaupun sebelumnya sudah berhasil dihilangkan. Jadi, jangan heran jika salah satu pencetus tersebut muncul, seseorang bisa terkena panu.

Untuk alasan inilah kenapa kamu perlu menjaga kebersihan diri dengan segera ganti baju bila berkeringat serta mengonsumsi makanan sehat untuk menyeimbangkan hormon dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan cara seperti ini, paling tidak risiko untuk terkena panu bisa diminimalisir. Dan jika kamu sering mengalami panu datang kembali, kamu bisa melakukan upaya pencegahan.

Agar panu tidak datang kembali, kamu juga perlu melakukan pengobatan dengan benar. Kamu bisa gunakan Obat Kurap 19. Produk ini berbentuk cair sehingga praktis digunakan untuk membantu meringankan panu. Teteskan pada kapas dan berikan di tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.

Cegah Panu dengan Pola Makan yang Benar

Cegah Panu dengan Pola Makan yang Benar

Panu adalah masalah kulit yang sering membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri. Apalagi jika panu muncul pada bagian tubuh yang mudah terlihat, seperti tangan dan wajah.
Ternyata, pola makan sehari-hari dapat memengaruhi apakah panu bisa cepat sembuh, atau mudah datang kembali setelah diobati. Berikut adalah beberapa tips pola makan yang benar untuk mengatasi dan mencegah panu.

Jenis Makanan yang Dianjurkan Untuk Dikonsumsi

Ada beberapa jenis makanan yang harus kamu perhatikan. Misalnya:

  • Daging sebagai sumber utama protein. Tetapi, penting juga untuk menyeimbangkan protein dalam daging dengan protein lain, seperti kedelai, pisang, semangka dan selada. Kamu perlu mendapat asupan daging yang cukup tiap hari untuk pola makan yang benar agar panu bisa segara dihilangkan.
  • Minyak, bermanfaat untuk meningkatkan sistem kardiovaskuler, sekaligus sistem imun.
  • Asam lemak omega-3, bagian penting dari pola makan untuk membantu melawan panu. Asam lemak esensial ini menawarkan banyak manfaat kesehatan seperti sirkulasi darah, mencegah peradangan dan menguatkan sistem imun. Beberapa sumber yang bagus untuk asam lemak omega-3 adalah salmon, walnut, dan alpukat.
  • Buah dan sayur, untuk orang yang punya masalah panu, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi bit, bayam, sayuran berdaun hijau tua, dan wortel.
  • Minum air yang cukup karena air dapat membantu tubuh bekerja dengan baik, membuat kulit makin sehat, sekaligus punya efek yang bagus untuk mengobati panu.

Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Jika Memiliki Panu

Ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari jika kamu punya masalah panu. Diantaranya adalah:

  • Makanan yang mengandung gluten seperti telur, soda, dan keripik kentang. Kamu bisa mengalami peradangan ketika mengonsumsi makanan tersebut tanpa tanda alergi apapun. Jenis makanan tersebut juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, jenis makanan tersebut sebaiknya dihindari jika kamu sedang berusaha untuk mengobati panu.
  • Makanan asam seperti lemon juga dapat meningkatkan tingkat keasaman di dalam perut. Ketidakseimbangan ini dapat memperburuk kondisi panu.
  • Tomat, bubuk cabai, kentang, terong putih untuk beberapa orang disinyalir dapat menyebabkan peradangan. Jadi, jika kamu punya masalah panu, hindari jenis makanan tersebut untuk sementara waku.
  • Hindari juga jenis makanan olahan atau dalam kaleng karena jenis makanan tersebut mengandung bahan pengawet tinggi dan tidak sehat, di mana ini bisa berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh hingga membuat usaha untuk mengobati panu menjadi berjalan lambat.
  • Makanan cepat saji dan soft drink juga perlu dihindari jika kamu punya panu. Pola makan yang benar dapat membantu menyelesaikan masalah panu. Tidak hanya mengandung kadar gula dan garam yang tinggi, kedua jenis makanan tersebut juga dapat
    menurunkan kualitas sistem imun dan mempercepat proses penuaan kulit.
  • Untuk sementara waktu, kamu juga perlu menghindari mengonsumsi vitamin C dalam bentuk vitamin dan makanan seperti apel, buah sitrus, tomat, dan grapefruit. Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat mengganggu pigmentasi kulit, mengurangi kandungan mineral tembaga dalam serum darah. Hal ini pun bisa menyebabkan aktivitas fermentasi tirosin dan membuat kesulitan dalam mensintesis pigmen hitam pada kulit hingga meningkatkan kemungkinan munculnya panu

Jika SobatKu telah berusaha melakukan langkah pencegahan namun tetap terkena penyakit kulit karena jamur seperti panu, kadas, kurap dan kutu air segera obati dengan  Obat Kurap 19. Berbentuk cair sehingga praktis digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena infeksi jamur. Tinggal Tetes, infeksi jamur kulit Goyess deh.

Bagaimana sih Cara Untuk Mengatasi Panu yang Membandel?

Panu biasanya dapat diobati secara efektif dengan menggunakan obat topikal atau diterapkan secara eksternal. Obat seperti ini mengandung zat yang dapat menghentikan pertumbuhan jamur atau bahkan membunuhnya. Biarpun telah dirawat, namun akan perlu waktu cukup lama bagi kulit untuk bisa terlihat normal lagi jika kondisinya sudah parah. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang panu dan cara untuk mengatasinya, simak terus artikel berikut ini.

Pengobatan seperti apa yang bisa langsung diaplikasikan pada kulit?

Obat topikal yang biasanya berbentuk cair, cream maupun salep biasanya cukup efektif untuk mengobati panu. Produk ini bisa dengan mudah ditemukan di toko obat tanpa harus mendapat resep dari dokter. Obat ini mengandung berbagai jenis zat yang dapat menghentikan pertumbuhan jamur. 

Seberapa efektif produk tersebut digunakan untuk mengobati panu?

Pada umumnya panu dapat diobati secara mandiri dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasar. Jika jamur terbunuh, area kulit yang tidak merata perlahan akan menghilang. Banyak tersedia obat anti jamur, salah satu yang dapat anda gunakan adalah Obat Kurap 19. Anda dapat dengan mudah menemukannya di apotek maupun marketplace kesayangan anda. Obat ini berbentuk cair, mudah digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena infeksi jamur. 

Pertanyaan Tentang Kurap yang Perlu Kamu Tahu Jawabannya

Pertanyaan Tentang Kurap yang Perlu Kamu Tahu Jawabannya

Ada berbagai pertanyaan tentang kurap yang masih belum dipahami oleh sebagian orang. Seperti yang kamu tahu, penyakit kurap disebabkan oleh berbagai genus dan spesies jamur (seperti spesies Trichophyton dan spesies Epidermophyton), yang terjadi dengan pola melingkar seperti cincin. Biar tambah informasi dan tahu bagaimana mencegah dan mengatasinya, yuk cari tahu sama-sama jawaban atas berbagai pertanyaan tentang kurap berikut ini.

Apakah penyakit kurap dapat menular?

Ya, penyakit kurap sangat menular karena dapat ditransfer dari orang per orang dengan kontak langsung (kulit ke kulit) dan juga kontak tidak langsung seperti menyentuh pakaian orang yang terinfeksi, atau bahkan dengan menyentuh kursi atau objek lain yang telah ditempati oleh orang yang terinfeksi, bahkan dari hewan.

Berapa lama kurap menular? Apakah kurap menular selama masa perawatan?

Kurap bisa menular selama lesi/bagian yang terinfeksi masih ada. Dan akan berhenti menular sekitar 24 – 48 jam setelah perawatan dimulai.

Bagaimana saya tahu kalau saya terinfeksi penyakit kurap?

Waktu dari kontak awal dengan jamur hingga gejala (masa inkubasi) berkisar antara 4 – 14 hari, tergantung pada bagian tubuh mana yang terinfeksi, gejala, dan tanda-tanda yang muncul, misalnya kulit bisa gatal dengan ruam berbentuk cincin, berwarna kemerahan, bersisik, ada retakan pada kulit atau plak, juga rambut rontok. Kuku terinfeksi jika terjadi perubahan warna dan menebal. Dan jika seseorang punya sistem kekebalan lemah dan tidak normal, biasanya memiliki gejala lebih parah.

Bagaimana Kurap Menyebar?

Kurap mudah menyebar dari orang ke orang dengan menyentuh bagian yang terinfeksi pada orang lain atau dengan menyentuh pakaian, atau objek yang telah mengalami kontak dengan orang yang terinfeksi. Kurap juga dapat menular dari orang yang menggunakan ruang ganti untuk kolam renang atau ruang ganti untuk acara atletik lain.

Orang yang berkeringat secara berlebihan dan memakai pakaian ketat lebih rentan terhadap infeksi kurap. Secara teoritis, kontak kulit dengan kulit secara langsung dalam air atau kolam renang, atau hot tub dapat menyebarkan infeksi, tetapi jauh lebih kecil kemungkinannya daripada kontak kulit ke kulit di tempat lain. Kamu juga bisa terinfeksi dari hewan yang mengalami masalah kurap.

Bagaimana saya tahu kalau saya sudah sembuh dari masalah kurap?

Secara umum, kurap tidak menular dalam 24 – 48 jam setelah perawatan obat topikal. Namun, protokol perawatan biasanya memerlukan waktu sekitar 1 – 2 minggu. Jika pengobatan dihentikan atau tidak selesai, ada kemungkinan kurap muncul kembali. Sebagian besar bentuk kurap dapat diobati dengan obat yang dijual bebas dalam bentuk cair, salep, krim, lotion, atau bubuk. Obat-obat ini disebut sebagai obat anti jamur. Bahkan jika seseorang berhasil disembuhkan dari kurap, masih ada kemungkinan untuk terinfeksi kembali jika orang tersebut bertemu lagi dengan sumber infeksi lain seperti orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

Kapan seharusnya saya mencari perawatan medis untuk mengatasi infeksi kurap?

Banyak orang yang dapat sembuh hanya dengan diobati obat anti jamur yang dijual bebas. Kamu bisa menggunakan Obat Kurap 19. Obat ini berbentuk cair sehingga lebih praktis digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena jamur seperti panu, kadas, kurap dan kutu air. Caranya mudah bersihkan terlebih dahulu bagian kulit yang terkena panu, kadas dan kurap. Ambil sedikit kapas, tetesi dengan OBAT KURAP 19. Berikan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu. 

 

Nggak Cuma di Tangan, Penyakit Gatal Kurap Juga Muncul Pada Bagian Tubuh Ini

Nggak Cuma di Tangan, Penyakit Gatal Kurap Juga Muncul Pada Bagian Tubuh Ini

Selama ini, mungkin SobatKu mengira jika penyakit gatal kurap hanya muncul pada bagian tangan. Faktanya itu tidak benar karena ada juga bagian tubuh lain yang punya potensi terkena kurap. Agar pengobatan yang dilakukan tetap sasaran, yuk pelajari lebih lanjut tentang area tubuh yang sering ditemukan penyakit gatal kurap dan bagaimana cara mengatasinya.

Kulit Tubuh

Obat Anti jamur topikal seringkali dapat membersihkan kurap pada kulit. Sebagian besar obat-obatan ini bisa diaplikasikan 2x sehari. Bentuknya bisa cair, salep ataupun cream. Banyak dari obat yang disetujui ini aman dan efektif untuk anak-anak yang terkena penyakit gatal kurap. Agar tidak menyebar, pastikan untuk selalu cuci tangan setelah mengobati kurap, ya. 

Athlete’s Foot

Sering disebut Kurap Kaki atau Kutu air. Merupakan infeksi jamur yang memengaruhi lapisan paling atas kulit kaki, umumnya di sela-sela jari ketika mengalami infeksi, hangat, dan lembab. Penyakit gatal kurap ini sangat mudah menyebar, apalagi jika SobatKu termasuk orang yang sering tidak memakai alas kaki dan terinfeksi dari orang lain. Umumnya penyalkit ini dapat sembuh dengan obat anti jamur yang dijual bebas di pasaran. Namun Jika athlete’s foot  semakin parah atau tidak segera sembuh dalam waktu dua minggu, SobatKu harus menemui dokter untukmendapatkan resep obat yang lebih kuat.

Jock Itch

Ini adalah infeksi jamur yang memengaruhi kulit pada bagian genital, bagian dalam paha, dan bokong. Jock itch ini menyebabkan rasa gatal dan warna kulit kemerahan yang seringkali sebagai ruam berbentuk cincin pada area kulit yang hangat dan lembap. 

Kulit Kepala

Dari namanya saja, SobatKu bisa menebak kalau penyakit gatal kurap ini muncul pada kulit kepala dengan tanda dan gejala yang cukup bervariasi tetapi umumnya kulit kepala akan terasa gatal dan bersisik. Masalah ini umumnya muncul pada bayi dan anak kecil. Membersihkan penyakit gatal kurap yang ada di kulit kepala juga bisa dilakukan dengan menggunakan shampo anti jamur. Dan karena masalah kulit ini mudah menyebar, SobatKu perlu menjaga kebersihan diri agar tidak menularkannya pada orang lain.

Tangan

Penyakit gatal kurap yang ada di tangan umumnya muncul pada bagian telapak tangan dan sela-sela jari. SobatKu bisa mengenalinya dengan mudah karena tekstur kulit seperti menebal. SobatKu bisa mengatasinya secara mandiri dengan menggunakan krim anti jamur yang dijual bebas di pasaran.

Kuku

Ini adalah sejenis kurap karena infeksi jamur yang memengaruhi bagian kuku hingga membuat
kuku menjadi tebal, rapuh, dan mengalami perubahan warna, seperti menjadi putih, kekuningan, atau kecoklatan. Karena pertumbuhan kuku cukup lambat, akan perlu waktu untuk memberantas kurap di kuku.

Jika SobatKu sudah terlanjur terkena penyakit kulit karena jamur gunakan Obat Kurap 19. Produk ini berbentuk cair sehingga praktis digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit seperti panu, kadas, dan kurap yang disebabkan oleh infeksi jamur. Teteskan dan Berikan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu

Mengatasi Penyakit Kurap Dengan Tahu Gejala, Penyebab, Faktor Risiko dan Pencegahan

Mengatasi penyakit kurap perlu waktu karena ruam yang disebabkan oleh jamur ini perlu ketelatenan untuk bisa hilang. Kurap sendiri memiliki kondisi fisik berwarna kemerahan, terasa gatal, dan bentuknya melingkar dengan warna kulit lebih jelas pada bagian tengah. Jika sekarang kamu sedang berusaha mengatasi masalah kulit dan masih ragu apakah ini termasuk penyakit kurap atau bukan, kamu bisa simak penjelasan berikut ini.

Gejala Penyakit Kurap

Ada beberapa gejala dan tanda penyakit kurap yang wajib kamu tahu. Misalnya adalah:

  • Area kulit terlihat seperti berbentuk cincin dan biasa muncul pada bagian tubuh, lengan, kaki, dan bokong.
  • Kadang terasa gatal.
  • Ada bagian yang terlihat jelas atau bersisik di dalam bulatan penyakit kurap dan terkadang muncul benjolan berwarna kemerahan.
  • Bagian berbentuk cincin sedikit terangkat dan meluas.
  • Terkadang muncul bentuk seperti cincin yang tumpang tindih.
  • Bagian kulit yang terasa gatal, berbentuk bulat dan rata.

Penyebab Penyakit Kurap

Kurap adalah infeksi jamur menular yang disebabkan oleh parasit mirip jamur yang hidup pada
sel-sel di lapisan kulit atas dan dapat menyebar dengan berbagai cara, seperti:

  • Manusia – manusia.
    Kurap sering menyebar melalui kontak langsung, kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.
  • Binatang – manusia.
    Kamu dapat terkena kurap dengan menyentuh binatang yang punya masalah kurap karena memang kurap dapat ditularkan saat kamu mengelus atau memegang kucing dan anjing. Bahkan, ini juga dialami oleh sapi.
  • Objek – manusia.
    Sangat mungkin bila kurap dapat menyebar melalui kontak dengan benda atau permukaan yang baru saja disentuh oleh manusia atau binatang yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, sprei, ranjang, dan sisir.
  • Tanah – manusia.
    Sebenarnya kasus ini jarang terjadi. Namun begitu, kurap juga dapat menyebar pada manusia melalui kontak dengan tanah yang terinfeksi. Infeksi ini kemungkinan besar akan terjadi hanya dari kontak dalam jangka waktu lama dengan tanah yang sangat terinfeksi.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko terkena penyakit kurap dan kamu bisa berisiko lebih tinggi jika:

  • Tinggal di iklim yang hangat atau tropis.
  • Melakukan kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
  • Berbagi pakaian, selimut, atau handuk dengan seseorang yang terkena infeksi jamur.
  • Berpartisipasi dalam olahraga yang menampilkan kontak kulit dengan kulit, seperti gulat.
  • Memakai pakaian ketat atau terlalu kencang.
  • Memiliki sistem imun yang lemah.

Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Infeksi jamur jarang menyebar di bawah permukaan kulit karena menyebabkan penyakit serius. Tetapi, orang-orang dengan sistem imun lemah seperti orang dengan HIV/AIDS akan kesulitan mengatasi infeksi. Oleh karena itulah kenapa penting bagi kita semua untuk melakukan pencegahan. Memang benar jika penyakit kurap sulit dicegah. Namun masih ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk mengurangi risiko terkena kurap.

Misalnya adalah dengan mendidik diri sendiri dan orang lain tentang penyakit kurap; menjaga
kebersihan tangan; menghindari mengenakan pakaian lembap atau basah; menghindari infeksi yang disebabkan oleh binatang yang terkena kurap; dan jangan berbagi item pribadi pada orang lain, seperti pakaian, handuk, sisir, alat olahraga, dan lainnya. Dengan cara ini, kamu dapat meminimalisir terkena penyakit kurap.

Namun jika kamu sudah melakukan upaya pencegahan di atas dan masih saja terkena penyakit kurap, kamu dapat  menggunakan Obat Kurap 19. Obat ini berbentuk cair sehingga praktis digunakan dan efektif membantu meringankan infeksi jamur kulit seperti panu, kadas dan kurap. Cukup teteskan pada bagian yang terkena kurap 3x sehari sampai sembuh selama kurang lebih satu minggu. Selamat mencoba.