Cara Praktis Untuk Mengatasi Kurap Secara Alami di Rumah

Mengatasi kurap secara alami bisa kamu lakukan di rumah. Tidak bisa dipungkiri jika memiliki masalah kulit seperti kurap, kutu air, kadas dan panu membuat seseorang tidak PD. Kurap sendiri menyebabkan kulit terasa gatal dan kamu tidak akan merasa nyaman jika mengalaminya. Biarpun umum terjadi pada anak-anak, namun orang dewasa juga bisa mengalami masalah kurap. Lalu, bagaimana cara mengatasi kurap secara alami?

Tea Tree Oil

Tea tree oil dianggap sebagai superhero dalam hal perawatan anti bakteri dan anti jamur. Tanaman yang berasal dari Australia ini diambil dari pohon Melaleuca alternifolia. Karena memiliki sifat anti jamur yang kuat, tidak heran jika tea tree oil dapat digunakan untuk mengatasi kurap secara alami. Caranya, encerkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam 100 ml air. Celupkan kapas ke dalamnya, lalu aplikasikan pada area yang mengalami kurap. Kamu bisa melakukan ini 2 – 3x sehari hingga masalah kurap dapat teratasi.

Lidah Buaya

Sama seperti halnya tea tree oil, lidah buaya juga terkenal akan sifat anti bakteri dan antiseptik. Ada banyak penelitian yang mendukung sifat penyembuhan dari tanaman ini. Sukulen ini menyimpan semua kebaikannya pada bagian daun. Jika kamu ingin mengatasi kurap secara alami, kamu hanya perlu memotong selembar daun lidah buaya, lalu oleskan gel lidah buaya pada bagian yang terkena kurap sebanyak 2 – 3x sehari hingga sembuh.

Kunyit

Sekarang ini, khasiat kunyit untuk berbagai masalah kesehatan menjadi sorotan. Bumbu dapur ini sangat mudah ditemukan dan telah digunakan dalam berbagai macam produk, seperti untuk masker wajah hingga ramuan untuk radang sendi. Sebagai anggota dari keluarga ginger, kunyit telah digunakan untuk membantu meringankan masalah kurap. Caranya, campurkan setengah sendok teh bubuk kunyit dengan setengah sendok teh minyak kelapa. Setelah tercampur merata, segera aplikasikan pada bagian yang terinfeksi kurap. Lakukan cara ini secara teratur hingga sembuh.

Epsom Salt

Tidak dapat dipungkiri jika epsom salt memiliki banyak khasiat untuk kulit karena memiliki sifat anti jamur. Bila kamu mencampurkan epsom salt dengan air hangat, campuran ini sudah bisa menjadi eksfolian alami yang hebat untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Karena mengandung magnesium dan sulfat, epsom salt pun menjadi bahan alami hebat untuk menghilangkan kelembapan yang menjadi tempat tumbuh jamur, sekaligus meringankan infeksi yang terjadi pada kulit. Dan untuk mengatasi kurap secara alami dengan epsom salt, kamu hanya perlu mencampurkan 1/4 cup epsom salt dengan 1 cup air hangat. Aplikasikan pada area yang terkena kurap secara lembut dan teratur untuk meringankan masalah kurap yang kamu alami.

Eucalyptus Oil

Eucalyptus oil adalah bahan alami hebat yang bagus untuk meringankan infeksi jamur, seperti kurap dan panu. Minyak ini juga memiliki sifat anti peradangan dan anti mikroba yang baik untuk kulit hingga mampu membunuh jamur, plus memiliki aroma khas. Untuk mengatasi kurap secara alami dengan menggunakan eucalyptus oil, kamu hanya perlu meneteskan beberapa tetes eucalyptus oil ke dalam air hangat, lalu diaplikasikan pada area yang terkena kurap. Lakukan cara ini secara teratur hingga masalah kurap teratasi. Jika kamu telah melakukan berbagai cara mengatasi kurap secara alami namun masih belum ada hasil, kamu dapat menggunakan Obat Kurap 19. Obat ini mampu meringankan masalah kurap dengan begitu praktis. Caranya, teteskan Obat Kurap 19 pada kapas, lalu aplikasikan pada bagian yang terkena infeksi jamur. Lakukan secara teratur hingga sembuh.

Sering Diabaikan, Faktanya Mencuci Tangan Bisa Mencegah Penyakit Lho

Perintah untuk mencuci tangan mungkin sering kamu dengar dari ibu di rumah. Biarpun terkesan sepele, namun aktivitas yang tidak memerlukan waktu sampai lima menit ini memiliki banyak manfaat. Dapat dikatakan jika menjaga tangan tetap bersih menjadi salah satu langkah paling penting untuk menghindari berbagai macam penyakit dan mencegah penyebaran kuman atau jamur dari dan ke orang lain.

Bagaimana Jamur dan Kuman Bisa Membuat Orang-orang Terkena Penyakit?

Perlu kamu tahu jika kotoran manusia dan hewan menjadi sumber penting dari kuman Salmonella, E.coli O157, dan non-virus lain yang bisa menyebarkan berbagai macam penyakit. Kamu juga tidak tahu benda-benda apa saja yang telah kamu pegang seharian dan faktanya telah terpapar virus, bakteri, parasit atau jamur yang bisa memicu berbagai masalah kulit, seperti kurap, kadas, panu, eksim, dan lainnya.

Oleh karena itulah kenapa kamu wajib mencuci tangan setelah melakukan aktivitas indoor, dan terutama outdoor untuk menghindari berbagai masalah kesehatan. Jika tidak, kamu memiliki risiko untuk sakit. Mencuci tangan dengan sabun dapat membantu menghilangkan jamur dan kuman dari tangan, serta membantu mencegah infeksi. Dan berikut alasannya:

  • Sebagian orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut bahkan tanpa menyadarinya. Hal ini bisa membuat kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui bagian-bagian tersebut hingga membuatmu sakit.
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat masuk ke dalam makanan dan minuman ketika kamu menyiapkan makanan atau mengonsumsinya. Kuman ini dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan atau minuman pada kondisi tertentu dan membuat kamu sakit.
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat tertransfer pada objek lain seperti pegangan pintu, permukaan meja, atau mainan dan kemudian tertransfer pada tangan orang lain.
  • Menghilangkan kuman dan jamur dengan mencuci tangan dapat mencegah berbagai penyakit kulit seperti kurap, kadas, panu, serta penyakit diare dan saluran pernapasan.

Manfaat Mendidik Masyarakat Untuk Mencuci Tangan Dengan Sabun

Tanpa kamu sadari, ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh ketika kamu rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Dan berikut adalah manfaat mencuci tangan menurut dari hasil penelitian.

  • Dapat mengurangi jumlah orang sakit diare sekitar 23 – 40 persen.
  • Mengurangi penyakit diare pada orang yang memiliki sistem imun lemah sebesar 58 persen.
  • Mengurangi sakit pernapasan pada masyarakat umum sebesar 16 – 21 persen.
  • Mengurangi absensi akibat penyakit gastrointestinal pada anak sekolah sebesar 29 – 57 persen.
  • Mencuci tangan dengan sabun dapat melindungi 1 dari setiap 3 anak kecil yang menderita diare dan 1 dari 5 anak kecil dengan infeksi pernapasan seperti pneumonia.
  • Meskipun orang-orang di seluruh dunia membersihkan tangan dengan air, hanya sedikit yang menggunakan sabun untuk mencuci tangan. Membersihkan tangan dengan sabun dapat menghilangkan kuman dan jamur secara lebih efektif.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Mencuci Tangan

Agar kamu bisa terhindari dari berbagai penyakit akibat penularan kuman, virus, bakteri dan jamur, ada beberapa waktu terbaik yang menuntut kamu untuk segera mencuci tangan, yaitu:

  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
  • Sebelum mengonsumsi makanan.
  • Sebelum dan setelah merawat orang sakit yang mengalami diare atau muntah.
  • Sebelum dan setelah mengobati luka.
  • Setelah menggunakan toilet.
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang baru saja menggunakan toilet.
  • Setelah membersihkan hidung, batuk, atau bersin.
  • Setelah menyentuh binatang, memberi makan binatang, atau membersihkan kotoran binatang.
  • Setelah menyiapkan makanan untuk binatang atau memegang binatang.
  • Setelah menyentuh sampah.

Suka Pergi Ke Gym dan Ogah Terkena Kurap? Yuk, Ikuti Panduan Berikut Ini

Sebagian orang berpikir jika gym atau pusat kebugaran adalah tempat yang bersih karena sebagian besar orang yang datang  ke sana peduli akan kesehatan dan body image mereka. Biarpun hal tersebut cukup masuk akal, namun Sobatku perlu tahu jika gym juga dapat menjadi sarang jamur penyebab kurap, kutu air dan masalah kulit lainnya, seperti panu dan kadas.

Sebagian besar pengunjung gym tidak menyadari akan masalah kulit yang mengintai. Hal yang tidak diharapkan ini bisa terjadi jika Sobatku teledor dan menganggap tempat gym tersebut bersih. Faktanya, kurap air yang merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur bisa menyebar di tempat gym hingga membuat Sobatku merasa tidak nyaman saat melakukan berbagai aktivitas.

Lalu, apa yang perlu dilakukan di gym agar Sobatku terhindari dari masalah kurap air? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Sobatku terapkan untuk mengurangi risiko dan mencegah tersebarnya jamur yang menimbulkan kurap.

  • Jika Sobatku berada di gym, gunakan tisu pembersih yang disediakan di dekat semua alat berat dan kardio. Jika tidak ada, Sobatku bisa membawanya sendiri dari rumah. Salah satu sopan santun yang umum mengatakan bahwa tiap orang yang menggunakan peralatan di gym seharusnya membersihkannya terlebih dulu setelah menggunakan agar peralatan tersebut dapat digunakan oleh member selanjutnya. Namun jika ragu, Sobatku bisa melakukannya sendiri sebelum dan setelah menggunakannya.
  • Mandilah dengan sabun, tepat setelah berolahraga jika hal tersebut memungkinkan. Infeksi jamur biasanya tidak menyebar pada kepala dan leher. Bahkan jika Sobatku hanya memiliki waktu beberapa menit saja, Sobatku dapat langsung menuju ke ruang ganti dan langsung membilas kepala dengan cepat tanpa perlu mencuci rambut.
  • Pakailah sandal ketika mandi di gym karena Sobatku menggunakan ruang ganti bersama. Dengan memakai sandal, ini dapat mencegah kaki menyentuh lantai, tempat di mana jamur hidup. Sandal juga dapat digunakan saat Sobatku bersih-bersih di ruang ganti. Sobatku bisa membelinya dengan harga murah dan mengkhususkannya untuk digunakan hanya ketika pergi ke gym.
  • Jangan berbagi pakaian atau handuk dengan orang lain, terutama saat ada di gym. Handuk yang tersedia di gym yang telah digunakan oleh orang lain tidak dapat dijamin kebersihannya dari jamur penyebab kurap. Untuk amannya, Sobatku disarankan membawa handuk sendiri dari rumah.
  • Jika Sobatku berpikir baju atau handuk telah terkontaminasi dan terkena kontak dengan kurap, pastikan untuk mencucinya dengan air panas.
  • Kenakan pakaian longgar yang tidak akan membuat kulit terasa hangat atau lembap setelah berolahraga.
  • Ganti kaus kaki dan pakaian dalam paling tidak sekali dalam sehari. Plus, jangan pernah hanya membaliknya saja dan menggunakannya di lain waktu. Ini benar-benar jorok, bahkan pakaian seperti ini bisa jadi sarang kuman dan jamur.
  • Jika teman sekamar menggunakan kamar mandi bersama dan kebetulan terkena infeksi jamur, pastikan mereka untuk segera mengobatinya agar Sobatku tidak tertular kurap dan masalah kulit lainnya.

Nah, jika Sobatku suka pergi ke gym dan ternyata tertular kurap atau panu dari member lain, Sobatku tidak perlu khawatir. Sobatku bisa memakai Obat Kurap 19 untuk meringankan masalah kurap. Caranya, teteskan Obat Kurap 19 pada kapas, lalu aplikasikan pada bagian yang terkena kurap atau panu. Lakukan ini secara teratur selama kurang lebih satu minggu untuk meredakan kurap atau panu.

Untuk Mencegah Kurap, Kenakan Kaus Kaki dan Sepatu yang Tepat Ya

Mencegah kurap dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri, misalnya dengan selalu memakai alas kaki yang tepat. Seperti yang kita tahu jika kurap adalah infeksi jamur menular yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan kulit terasa terbakar diantara jari-jari kaki, telapak kaki, dan bagian tubuh lainnya. Tidak hanya itu, kurap juga menyebabkan kulit terkelupas, bersisik, melepuh, dan kuku kaki yang menebal. Oleh karena itulah kenapa Sobatku perlu mengenakan kaus kaki dan sepatu yang tepat untuk mencegah kurap.

Awas, Infeksi Jamur Pada Kaki

Infeksi jamur penyebab kurap dapat menyebar dari kaki ke bagian tubuh lain, terutama pada bagian tangan, pangkal paha, dan kuku karena jamur sebenarnya dapat tertransfer melalui tangan atau handuk. Jamur yang bertanggungjawab untuk masalah kurap ini dapat tumbuh subur di tempat-tempat yang lembap dan gelap, seperti pada bagian kaki.

Biarpun beberapa jenis obat diketahui dapat meringankan masalah kurap, namun Sobatku juga dapat meringankan infeksi atau mencegah munculnya kurap kembali dengan memperhatikan apa yang Sobatku pakai sehari-hari pada kaki, terutama dengan mengenakan kaus kaki dan sepatu yang tepat.

Kaus Kaki Dari Bahan Sintetis Dapat Menjaga Kaki Tetap Kering

Biarpun tampak berlawanan dengan intuisi, namun kaus kaki yang terbuat dari bahan sintetis sebenarnya paling baik untuk menghilangkan kelembapan yang berlebih dan mampu menjaga telapak kaki tetap kering sehingga cocok dikenakan bagi Sobatku yang sedang mengalami masalah kurap. Kaus kaki ketat atau terkompres yang terbuat dari bahan sintetis, bahkan lebih baik karena jenis kaus kaki ini menempel erat pada kulit dan dapat menghilangkan kelembapan segera setelah kaki mulai berkeringat.

Kaus kaki yang terbuat dari bahan wol atau katun diketahui cenderung memerangkap kelebihan kelembapan, hingga dapat menciptakan lingkungan yang sempurna bagi jamur untuk tumbuh dan menyebar. Jika kaki Sobatku berkeringat sepanjang hari, atau basah, Sobatku dapat mengganti kaus kaki yang kering di tengah hari untuk mencegah kondisi kurap memburuk.

Pakai Sepatu yang Ringan dan Breathable

Apa yang Sobatku kenakan di atas kaus kaki sama pentingnya dengan kaus kaki itu sendiri. Untuk mencegah kurap muncul atau datang kembali, Sobatku disarankan untuk memakai sepatu yang ringan dan breathable sehingga tidak akan menimbulkan sensasi panas atau hangat pada kaki hingga dapat mengunci kelembapan. Jika memungkinkan, kenakan sepasang sepatu secara selang-seling agar sepatu yang Sobatku pakai benar-benar ada pada kondisi kering.

Dan ketika Sobatku hangout di luar, atau hanya sekedar jalan-jalan, pilihan terbaik untuk kaki agar terhindar dari kurap adalah dengan tidak mengenakan kaus kaki sama sekali. Biarpun Sobatku tidak dapat lolos dari kondisi seperti ini saat bekerja, pastikan Sobatku memberi waktu ekstra pada kaki untuk bernapas dengan memakai sandal tanpa kaus kaki.

Ketika kaki tidak terlalu mengangkat beban berat (sepatu) dan hanya mengenakan sandal, hal ini dapat menciptakan aliran udara yang akan membuat kaki dan telapak kaki lebih kering sehingga dapat menjauhkan Sobatku dari masalah kurap, atau kondisi kurap air menjadi semakin baik. Nah, jika sekarang Sobatku mengalami masalah kurap dan belum berhasil mengatasinya, Sobatku dapat mengaplikasikan Obat Kurap 19 untuk meringankan kurap. Caranya, bersihkan terlebih dulu bagian kulit yang terkena kurap. Ambil kapas, lalu tetesi dengan Obat Kurap 19. Setelah itu, aplikasikan pada area yang terkena kurap sebanyak 3x sehari selama satu minggu atau hingga sembuh.

Kurap Pada Hewan Peliharaan Bikin Resah? Begini Cara Menghindarinya

Kurap pada hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing cukup sering terjadi. Jika kamu tidak segera mengenali dan menanganinya, bisa jadi kamu dan anggota keluarga yang akan dapat tertular. Agar hal tersebut tidak terjadi, kamu perlu melakukan langkah pencegahan, sekaligus menghindarinya. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang kurap pada hewan peliharaan dan cara menghindarinya, kamu bisa terus baca artikel berikut ini.

Bagaimana bisa hewan peliharaan terkena kurap?

Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana kurap pada binatang peliharaan bisa muncul? Diketahui jika kurap memakan keratin, yaitu protein yang ditemukan pada lapisan kulit paling atas dan rambut. Infeksi jamur ini menyukai area di mana ada banyak panas dan kelembapan. Itulah kenapa lebih sering terjadi selama musim dengan atmosfir hangat tiap tahun, misalnya di rumah dengan ventilasi yang tidak cukup baik sehingga sirkulasi udara tidak berjalan dengan memadai.

Kurap dapat ditularkan ke anjing atau kucing melalui kontak dengan binatang lain atau seseorang yang terinfeksi kurap. Binatang juga dapat terinfeksi oleh paparan benda-benda yang terkontaminasi, seperti peralatan perawatan, tempat tidur dan piring. Plus, binatang bisa tertular akibat spora jamur yang ditemukan di tanah. Kurap pada kucing pun lebih sering ditemukan, terutama pada kucing yang baru lahir daripada pada anjing.

Bagaimana untuk melindungi diri sendiri dari kurap pada binatang peliharaan?

Jika kamu yakin bila binatang peliharaan memiliki kurap, kamu perlu segera membawanya ke dokter hewan. Semua binatang yang ada di rumah bisa jadi perlu dirawat. Bahkan, binatang yang tidak menunjukan tanda-tanda telah terpapar kurap sekalipun. Spora kurap sangat sulit dibunuh dan dapat bertahan selama lebih dari satu tahun di lingkungan yang terkontaminasi. Jadi, penting untuk menyingkirkan spora saat merawat kurap pada binatang peliharaan yang kamu miliki. Caranya:

  • Cuci tangan secara menyeluruh setelah memegang hewan peliharaan. Kulit dengan luka terbuka atau lecet lebih rentan terkena kurap. Jadi jaga area tersebut tetap bersih dan tertutup.
  • Cuci tempat tidur hewan peliharaan, mainan, peralatan perawatan, piring, dan perlengkapan lain dengan disinfektan untuk membunuh spora kurap.
  • Persediaan hewan peliharaan yang tidak dapat didisinfeksi harus dibuang. Ini adalah salah satu cara efektif untuk menghilangkan semua benda yang bisa menyebabkan penyebaran kurap.
  • Vacuum bagian lantai secara teratur untuk menghilangkan bulu binatang yang rontok. Spora ini bisa bertahan dalam bulu tersebut.
  • Jika memungkinkan, biarkan hewan yang terinfeksi diisolasi di tempat yang mudah dibersihkan dan didisinfeksi.

Pentingnya Pencegahan Kurap Pada Hewan

Karena penyakit kurap pada binatang sangat menular dan perlu waktu lama untuk disembuhkan, upaya pencegahan dapat membuat binatang peliharaan tidak terlalu bermasalah dengan bulu yang rontok hingga membuat kulit menjadi rusak, termasuk lecet yang rasa sakit. Jika tidak segera ditangani, ada kemungkinan binatang peliharaan terkena infeksi sekunder yang perlu penanganan lebih lanjut dan lebih mahal.

Perawatan ini memerlukan beberapa kunjungan ke dokter hewan dan aplikasi obat topikal atau oral untuk menyembuhkan infeksi. Ini bisa menjadi sangat mahal. Jadi, mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kurap pada hewan peliharaan dapat menyelamatkannya kesehatan hewan dan juga budget bulanan. Selain itu, karena kurap dapat terjadi antar spesies, mengambil langkah untuk melindungi binatang peliharaan juga dapat melindungi seluruh anggota rumah kamu.

Kurap, penyakit yang bikin malu. Yuk Cegah dari sekarang!

Kurap, penyakit yang bikin malu. Yuk Cegah dari sekarang!

Siapa sih yang mau terkena penyakit kulit? Apalagi kena kurap, penyakit kulit yang satu ini akan membuat kita malu dan tidak percaya diri. Mencegah penyakit kurap berarti harus lebih menjaga higienitas.

Tentu saja, semua orang bisa terkena kurap. Tetapi orang-orang yang memiliki sistem imun lemah lebih berisiko terkena infeksi dan jauh lebih sulit untuk mengatasinya. Apalagi buat kamu yang sering menggunakan fasilitas umum seperti pancuran atau shower, seorang atlit yang harus bersentuhan kulit dengan kulit (pegulat), berkeringat secara berlebih, atau kamu yang sering kontak dengan binatang. Daripada harus menanggung malu, yuk simak sama-sama cara mencegah kurap.

Bagaimana saya bisa mencegah penyakit kurap?

Agar bisa terhindar dari penyakit kurap, lakukan langkah-langkah pencegahan, seperti :

  • Menjaga kulit tetap bersih dan kering.
  • Kenakan sepatu yang memungkinkan ada sirkulasi udara dengan bebas di sekitar kaki.
  • Jangan berjalan tanpa alas kaki di area seperti ruang ganti atau kamar mandi umum.
  • Gunting kuku tangan dan kaki agar selalu pendek dan jaga selalu kebersihannya.
  • Ganti kaus kaki dan pakaian dalam paling tidak sekali dalam sehari.
  • Jangan berbagi pakaian, handuk, sprei, atau barang-barang pribadi dengan seseorang yang punya penyakit kurap.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah bermain dengan binatang.
  • Jika kamu curiga bintang peliharaan punya kurap, segera bawa ke dokter hewan untuk segera diobati sehingga kamu tidak akan tertular.
  • Jika kamu adalah seorang atlit yang terlibat dalam olahraga kontak dengan yang lain secara dekat, segera mandi setelah sesi latihan atau pertandingan dan jaga semua perlengkapan olahraga dan seragam yang dipakai tetap bersih. Juga, jangan berbagi peralatan olahraga apapun (bahkan helm) dengan orang lain.

Mencegah penyakit kurap yang terlular dari hewan

Jika kamu merasa hewan peliharaan punya kurap, kamu tentu merasa khawatir dan bingung apa yang harus dilakukan. Perlu kamu tahu jika kurap dapat dengan mudah disebarkan dari hewan ke manusia. Untuk mencegah kurap dari hewan, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah bermain-main dengan hewan atau
    menyentuhnya.
  • Pakai sarung tangan atau lengan panjang jika kamu harus menangani binatang yang punya kurap, dan selalu cuci tangan dengan sabun setelah memegangnya.
  • Vakuum area rumah yang didatangi oleh binatang yang terinfeksi. Ini akan membantu menghilangkan bulu-bulu atau serpihan kulit yang terinfeksi.
  • Disinfeksi area tempat hewan peliharaan menghabiskan waktu, termasuk benda apapun dan tempat tidur. Spora jamur dapat dibunuh dengan disinfektan seperti pemutih klorin encer, benzalkonium klorida, atau detergen yang kuat. Namun, jangan pernah mencampur produk pembersih karena ini bisa menyebabkan gas berbahaya.
  • Selain itu, jangan pernah menangani binatang yang memiliki kurap jika kamu memiliki sistem imun yang lemah, sedang menjalani perawatan kanker, atau menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Namun Jika setelah melakukan langkah pencegahan SobatKu tetap terkena penyakit kulit karena jamur. Segera obati dengan Obat Kurap 19.  Obat ini berbentuk cair sehingga praktis dan efektif digunakan untuk membantu meringankan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Caranya mudah bersihkan terlebih dahulu bagian kulit yang terkena infeksi. Ambil sedikit kapas, tetesi dengan Obat Kurap 19. Berikan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.

Kenapa sih Panu Sering Datang Kembali Setelah Diobati?

Kenapa sih Panu Sering Datang Kembali Setelah Diobati?

Panu adalah infeksi jamur pada kulit yang cukup umum. Jamur ini akan mengganggu pigmentasi kulit normal hingga menghasilkan bercak kecil dan mengubah warna kulit. Bercak ini warnanya bisa lebih terang atau lebih gelap dibandingkan dengan kulit sekitarnya. Paparan sinar matahari yang berlebihan pun bisa membuat panu nampak lebih jelas. Lalu, apa sebenarnya gejala, tanda, dan cara untuk mengatasinya?

Panu yang dalam bahasa latin dikenal dengan tinea versicolor juga disebut dengan pityriasis versicolor tidak menimbulkan rasa sakit. Tetapi, jika seseorang memiliki panu, ini sudah cukup membuat tekanan emosi dan tidak pede, merasa malu hingga membuat minder.

Produk anti jamur yang dijual bebas dalam bentuk cair, cream maupun salep umumnya dapat membantu mengatasi panu. Walaupun jika kamu telah merasa sukses menghilangkan panu dari permukaan kulit, warna kulit masih belum merata selama beberapa minggu atau beberapa bulan.  Bahkan, panu masih dapat muncul kembali, terutama pada saat cuaca hangat dan lembap.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa setelah pengobatan yang telah dilakukan selama sekian minggu, panu masih saja kembali? Jawabannya cukup mudah karena jamur yang menyebabkan panu ini dapat ditemukan dengan mudah pada kulit sehat. Biarpun begitu, jamur ini hanya akan menimbulkan masalah ketika tumbuh secara berlebihan.

Faktor-faktor seperti cuaca panas dan lembap, memiliki jenis kulit berminyak, terjadinya perubahan hormon dan lemahnya sistem imum membuat seseorang bisa dengan mudah terkena panu kembali, walaupun sebelumnya sudah berhasil dihilangkan. Jadi, jangan heran jika salah satu pencetus tersebut muncul, seseorang bisa terkena panu.

Untuk alasan inilah kenapa kamu perlu menjaga kebersihan diri dengan segera ganti baju bila berkeringat serta mengonsumsi makanan sehat untuk menyeimbangkan hormon dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan cara seperti ini, paling tidak risiko untuk terkena panu bisa diminimalisir. Dan jika kamu sering mengalami panu datang kembali, kamu bisa melakukan upaya pencegahan.

Agar panu tidak datang kembali, kamu juga perlu melakukan pengobatan dengan benar. Kamu bisa gunakan Obat Kurap 19. Produk ini berbentuk cair sehingga praktis digunakan untuk membantu meringankan panu. Teteskan pada kapas dan berikan di tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.

Cegah Panu dengan Pola Makan yang Benar

Cegah Panu dengan Pola Makan yang Benar

Panu adalah masalah kulit yang sering membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri. Apalagi jika panu muncul pada bagian tubuh yang mudah terlihat, seperti tangan dan wajah.
Ternyata, pola makan sehari-hari dapat memengaruhi apakah panu bisa cepat sembuh, atau mudah datang kembali setelah diobati. Berikut adalah beberapa tips pola makan yang benar untuk mengatasi dan mencegah panu.

Jenis Makanan yang Dianjurkan Untuk Dikonsumsi

Ada beberapa jenis makanan yang harus kamu perhatikan. Misalnya:

  • Daging sebagai sumber utama protein. Tetapi, penting juga untuk menyeimbangkan protein dalam daging dengan protein lain, seperti kedelai, pisang, semangka dan selada. Kamu perlu mendapat asupan daging yang cukup tiap hari untuk pola makan yang benar agar panu bisa segara dihilangkan.
  • Minyak, bermanfaat untuk meningkatkan sistem kardiovaskuler, sekaligus sistem imun.
  • Asam lemak omega-3, bagian penting dari pola makan untuk membantu melawan panu. Asam lemak esensial ini menawarkan banyak manfaat kesehatan seperti sirkulasi darah, mencegah peradangan dan menguatkan sistem imun. Beberapa sumber yang bagus untuk asam lemak omega-3 adalah salmon, walnut, dan alpukat.
  • Buah dan sayur, untuk orang yang punya masalah panu, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi bit, bayam, sayuran berdaun hijau tua, dan wortel.
  • Minum air yang cukup karena air dapat membantu tubuh bekerja dengan baik, membuat kulit makin sehat, sekaligus punya efek yang bagus untuk mengobati panu.

Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Jika Memiliki Panu

Ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari jika kamu punya masalah panu. Diantaranya adalah:

  • Makanan yang mengandung gluten seperti telur, soda, dan keripik kentang. Kamu bisa mengalami peradangan ketika mengonsumsi makanan tersebut tanpa tanda alergi apapun. Jenis makanan tersebut juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, jenis makanan tersebut sebaiknya dihindari jika kamu sedang berusaha untuk mengobati panu.
  • Makanan asam seperti lemon juga dapat meningkatkan tingkat keasaman di dalam perut. Ketidakseimbangan ini dapat memperburuk kondisi panu.
  • Tomat, bubuk cabai, kentang, terong putih untuk beberapa orang disinyalir dapat menyebabkan peradangan. Jadi, jika kamu punya masalah panu, hindari jenis makanan tersebut untuk sementara waku.
  • Hindari juga jenis makanan olahan atau dalam kaleng karena jenis makanan tersebut mengandung bahan pengawet tinggi dan tidak sehat, di mana ini bisa berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh hingga membuat usaha untuk mengobati panu menjadi berjalan lambat.
  • Makanan cepat saji dan soft drink juga perlu dihindari jika kamu punya panu. Pola makan yang benar dapat membantu menyelesaikan masalah panu. Tidak hanya mengandung kadar gula dan garam yang tinggi, kedua jenis makanan tersebut juga dapat
    menurunkan kualitas sistem imun dan mempercepat proses penuaan kulit.
  • Untuk sementara waktu, kamu juga perlu menghindari mengonsumsi vitamin C dalam bentuk vitamin dan makanan seperti apel, buah sitrus, tomat, dan grapefruit. Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat mengganggu pigmentasi kulit, mengurangi kandungan mineral tembaga dalam serum darah. Hal ini pun bisa menyebabkan aktivitas fermentasi tirosin dan membuat kesulitan dalam mensintesis pigmen hitam pada kulit hingga meningkatkan kemungkinan munculnya panu

Jika SobatKu telah berusaha melakukan langkah pencegahan namun tetap terkena penyakit kulit karena jamur seperti panu, kadas, kurap dan kutu air segera obati dengan  Obat Kurap 19. Berbentuk cair sehingga praktis digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena infeksi jamur. Tinggal Tetes, infeksi jamur kulit Goyess deh.

Bagaimana sih Cara Untuk Mengatasi Panu yang Membandel?

Panu biasanya dapat diobati secara efektif dengan menggunakan obat topikal atau diterapkan secara eksternal. Obat seperti ini mengandung zat yang dapat menghentikan pertumbuhan jamur atau bahkan membunuhnya. Biarpun telah dirawat, namun akan perlu waktu cukup lama bagi kulit untuk bisa terlihat normal lagi jika kondisinya sudah parah. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang panu dan cara untuk mengatasinya, simak terus artikel berikut ini.

Pengobatan seperti apa yang bisa langsung diaplikasikan pada kulit?

Obat topikal yang biasanya berbentuk cair, cream maupun salep biasanya cukup efektif untuk mengobati panu. Produk ini bisa dengan mudah ditemukan di toko obat tanpa harus mendapat resep dari dokter. Obat ini mengandung berbagai jenis zat yang dapat menghentikan pertumbuhan jamur. 

Seberapa efektif produk tersebut digunakan untuk mengobati panu?

Pada umumnya panu dapat diobati secara mandiri dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasar. Jika jamur terbunuh, area kulit yang tidak merata perlahan akan menghilang. Banyak tersedia obat anti jamur, salah satu yang dapat anda gunakan adalah Obat Kurap 19. Anda dapat dengan mudah menemukannya di apotek maupun marketplace kesayangan anda. Obat ini berbentuk cair, mudah digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena infeksi jamur. 

Pertanyaan Tentang Kurap yang Perlu Kamu Tahu Jawabannya

Pertanyaan Tentang Kurap yang Perlu Kamu Tahu Jawabannya

Ada berbagai pertanyaan tentang kurap yang masih belum dipahami oleh sebagian orang. Seperti yang kamu tahu, penyakit kurap disebabkan oleh berbagai genus dan spesies jamur (seperti spesies Trichophyton dan spesies Epidermophyton), yang terjadi dengan pola melingkar seperti cincin. Biar tambah informasi dan tahu bagaimana mencegah dan mengatasinya, yuk cari tahu sama-sama jawaban atas berbagai pertanyaan tentang kurap berikut ini.

Apakah penyakit kurap dapat menular?

Ya, penyakit kurap sangat menular karena dapat ditransfer dari orang per orang dengan kontak langsung (kulit ke kulit) dan juga kontak tidak langsung seperti menyentuh pakaian orang yang terinfeksi, atau bahkan dengan menyentuh kursi atau objek lain yang telah ditempati oleh orang yang terinfeksi, bahkan dari hewan.

Berapa lama kurap menular? Apakah kurap menular selama masa perawatan?

Kurap bisa menular selama lesi/bagian yang terinfeksi masih ada. Dan akan berhenti menular sekitar 24 – 48 jam setelah perawatan dimulai.

Bagaimana saya tahu kalau saya terinfeksi penyakit kurap?

Waktu dari kontak awal dengan jamur hingga gejala (masa inkubasi) berkisar antara 4 – 14 hari, tergantung pada bagian tubuh mana yang terinfeksi, gejala, dan tanda-tanda yang muncul, misalnya kulit bisa gatal dengan ruam berbentuk cincin, berwarna kemerahan, bersisik, ada retakan pada kulit atau plak, juga rambut rontok. Kuku terinfeksi jika terjadi perubahan warna dan menebal. Dan jika seseorang punya sistem kekebalan lemah dan tidak normal, biasanya memiliki gejala lebih parah.

Bagaimana Kurap Menyebar?

Kurap mudah menyebar dari orang ke orang dengan menyentuh bagian yang terinfeksi pada orang lain atau dengan menyentuh pakaian, atau objek yang telah mengalami kontak dengan orang yang terinfeksi. Kurap juga dapat menular dari orang yang menggunakan ruang ganti untuk kolam renang atau ruang ganti untuk acara atletik lain.

Orang yang berkeringat secara berlebihan dan memakai pakaian ketat lebih rentan terhadap infeksi kurap. Secara teoritis, kontak kulit dengan kulit secara langsung dalam air atau kolam renang, atau hot tub dapat menyebarkan infeksi, tetapi jauh lebih kecil kemungkinannya daripada kontak kulit ke kulit di tempat lain. Kamu juga bisa terinfeksi dari hewan yang mengalami masalah kurap.

Bagaimana saya tahu kalau saya sudah sembuh dari masalah kurap?

Secara umum, kurap tidak menular dalam 24 – 48 jam setelah perawatan obat topikal. Namun, protokol perawatan biasanya memerlukan waktu sekitar 1 – 2 minggu. Jika pengobatan dihentikan atau tidak selesai, ada kemungkinan kurap muncul kembali. Sebagian besar bentuk kurap dapat diobati dengan obat yang dijual bebas dalam bentuk cair, salep, krim, lotion, atau bubuk. Obat-obat ini disebut sebagai obat anti jamur. Bahkan jika seseorang berhasil disembuhkan dari kurap, masih ada kemungkinan untuk terinfeksi kembali jika orang tersebut bertemu lagi dengan sumber infeksi lain seperti orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

Kapan seharusnya saya mencari perawatan medis untuk mengatasi infeksi kurap?

Banyak orang yang dapat sembuh hanya dengan diobati obat anti jamur yang dijual bebas. Kamu bisa menggunakan Obat Kurap 19. Obat ini berbentuk cair sehingga lebih praktis digunakan dan efektif membantu meringankan penyakit kulit karena jamur seperti panu, kadas, kurap dan kutu air. Caranya mudah bersihkan terlebih dahulu bagian kulit yang terkena panu, kadas dan kurap. Ambil sedikit kapas, tetesi dengan OBAT KURAP 19. Berikan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.