Artikel_6

Ini Alasan Sobatku Punya Masalah Infeksi Jamur Kuku yang Bikin Malu

Ini Alasan Sobatku Punya Masalah Infeksi Jamur Kuku yang Bikin Malu

Sekitar 10 persen dari populasi manusia pernah mengalami masalah infeksi jamur kuku. Ini adalah salah satu masalah kulit yang umum terjadi. Bahkan, ada sekitar 20 persen orang berusia 60 tahun dan 50 persen berusia 70 tahun yang mengalaminya. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa sebagian orang punya masalah infeksi jamur kuku? Untuk lebih tahu jawabannya, Sobatku bisa baca terus artikel di bawah ini.

Secara teknis disebut dengan ‘onychomycosis’, infeksi jamur kuku (kuku bagian luar yang keras) atau alas kuku (terletak di bagian bawah kuku yang keras) paling sering muncul dengan adanya perubahan warna kuku menjadi kekuningan, putih, hitam, atau hijau. Infeksi jamur kuku juga akan membuat kuku tampak menebal dan rapuh.

Pada kasus serius dari infeksi jangka panjang (di mana semua jaringan pada kuku telah terinfeksi), kuku yang terinfeksi dapat pecah dan rontok. Infeksi jamur kuku dikatakan cukup sulit disembuhkan dan biasanya tidak hilang tanpa pengobatan anti-jamur. Ini tentu menjadi situasi yang tidak mengenakan karena ada fakta bila jamur dapat menyebar ke area lain, mulai dari tangan, kaki, dan terkadang menimbulkan rasa nyeri.

Penampilannya yang tidak enak dipandang pun membuat Sobatku merasa malu dan tidak percaya diri karena memiliki kecacatan pada kuku. Kuku pada jari kaki seringkali terkena dibandingkan dengan jari tangan. Hal ini dapat terjadi karena kuku pada jari-jari kaki lebih besar, tumbuh lebih lambat, sering mendapat tekanan dari alas kaki yang digunakan, memiliki tingkat kebersihan yang buruk, dan berada pada lingkungan tertutup (sepatu), di mana ini menjadi area yang disukai oleh jamur.

Biarpun infeksi jamur kuku tidak mengancam jiwa, tetapi itu adalah salah satu masalah kesehatan yang penting. Perlu Sobatku tahu bila infeksi jamur kuku dianggap lebih umum selama abad ke-20 akibat migrasi manusia, harapan hidup lebih lama pada orang tua, makin banyak orang punya sistem kekebalan tubuh yang terganggu (seperti penderita HIV), menggunakan alas kaki yang kaku atau memakai ruang ganti di gym.

Lalu, apa sebenarnya penyebab infeksi jamur kuku? Perlu Sobatku tahu bila infeksi jamur kuku disebabkan oleh jenis jamur berbeda, jamur (seperti Candida) dan biasanya  dialami oleh orang-orang yang sudah tua, pria, punya riwayat penyakit diabetes, obesitas, rendahnya imunitas tubuh (seperti pengidap penyakit kanker dan HIV), orang dengan tingkat kebersihan minim, dan faktor lingkungan seperti kontaminasi jamur di kolam renang, toilet umum, dan fasilitas pemandian umum.

Mengatasi masalah infeksi jamur kuku termasuk sulit untuk dihilangkan dari lingkungan karena jamur ini tumbuh dengan subur di lingkungan yang hangat dan lembap yang biasanya ditemukan di pusat kebugaran, kolam renang, kamar mandi, kaus kaki dengan serat tidak alami dan sepatu yang tertutup.

Karena spora jamur masih tetap hidup selama beberapa bulan pada kondisi lingkungan tersebut, sering terpapar lingkungan tersebut dapat meningkatkan risiko terinfeksi atau terinfeksi kembali. Agar terhindar dari infeksi jamur kuku, Sobatku disarankan untuk selalu mengenakan alas kaki saat beraktivitas dan selalu mengganti alas kaki seperti sandal atau sepatu yang basah untuk meminimalisir berkembangnya penyebab infeksi jamur kuku. 

Tetapi bila sekarang Sobatku sedang bermasalah dengan jamur kuku, Sobatku bisa meredakan masalah tersebut dengan menggunakan Obat Kurap 19. Caranya, teteskan Obat Kurap 19 pada kapas lalu aplikasikan pada kuku yang terkena infeksi. Lakukan cara ini selama kurang lebih satu minggu atau sampai masalah infeksi jamur kuku teratasi.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *