Artikel_8

Karantina Mandiri Untuk Cegah Penyebaran Virus Corona, Begini Cara Melakukannya

Karantina mandiri menjadi satu hal yang perlu dilakukan oleh seseorang yang ditengarai terkena virus corona atau covid-19. Bahkan jika Sobatku tidak sakit, tidak batuk dan telah melakukan semua hal, mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan mempraktikan physical disctancing, Sobatku bisa saja tertular virus corona dari orang lain setelah bepergian atau berkumpul dengan orang lain yang terkonfirmasi positif terkena virus corona.

Risiko Terkena Virus Corona

Lalu, siapa saja sih yang sebenarnya perlu melakukan karantina mandiri? Menurut ahli kesehatan, Sobatku dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri bila memiliki risiko terpapar virus corona mulai dari tingkat tinggi hingga sedang. Kamu memiliki risiko tinggi terpapar virus corona bila tinggal, akrab, atau merawat orang yang memiliki gejala covid-19 dan belum mengikuti langkah pencegahan yang disarankan.

Sobatku dianggap memiliki risiko terpapar virus corona dengan risiko sedang bila:

  • Telah melakukan traveling ke negara atau kota dengan penyebaran virus corona yang luas, atau sedang berlangsung wabah.
  • Melakukan traveling dengan kapal pesiar.
  • Pernah melakukan kontak dekat dengan orang yang terkonfirmasi positif terkena covid-19 dan bersifat simtomatik (kontak dekat seperti duduk berdekatan di pesawat).
  • Tinggal bersama, akrab dengan, atau merawat seseorang yang memiliki gejala terkena virus corona dan kamu konsisten melakukan langkah pencegahan yang direkomendasikan untuk mencegah penularan virus.

Bila sobatku merasa sehat, tidak memiliki gejala apapun (seperti kehilangan indera perasa dan penciuman), atau tidak masuk dalam kategori berisiko di atas, kamu tidak perlu melakukan karantina mandiri. Tetapi Sobatku masih tetap harus melakukan physical distancing dan memonitor diri sendiri bila ada gejala dan tanda, seperti demam dan batuk.

Bagaimana Untuk Melakukan Karantina Mandiri?

Berdasarkan pada fakta di lapangan tentang berapa lama gejala berlangsung, lamanya karantina mandiri yang direkomendasikan adalah 14 hari. Tujuannya adalah untuk mencegah potensi penyebaran virus dengan memisahkan kamu dengan orang lain dalam jangka waktu lama untuk menentukan apakah Sobatku benar-benar terinfeksi dan menunjukan gejala atau tidak.

Ada langkah-langkah yang perlu diambil untuk membantu mencegah penyebaran covid-19 saat melakukan karantina mandiri, yaitu:

  • Jangan meninggalkan rumah kecuali untuk memenuhi kebutuhan mendasar. Lakukan pembatasan aktivitas di luar rumah, termasuk pergi ke sekolah, bekerja, area publik atau menggunakan transportasi umum. Sobatku hanya boleh meninggalkan rumah untuk pergi ke dokter, menelpon dokter terlebih dulu dan membuat janji bertemu atau dijemput oleh petugas kesehatan.
  • Pisahkan diri dengan orang-orang dan hewan peliharaan yang tinggal bersama. Bila memungkinkan, tetaplah tinggal di ruangan terpisah dan gunakan kamar mandi terpisah. Meskipun tidak ada laporan penularan virus corona baru ke hewan peliharaan, namun Sobatku disarankan untuk membatasi kontak dengan hewan sampai tahu kondisi kesehatan yang sebenarnya.
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun. Praktikan menjaga kebersihan tangan dan rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran virus. Segera cuci tangan setelah membersihkan hidung, bersin, atau batuk. Juga, hindari menyentuh wajah.
  • Jangan berbagi barang-barang.  Cara lain yang perlu dilakukan menyukseskan karantina mandiri adalah dengan menghindari berbagi item dengan orang lain atau hewan di rumah. Misalnya, tempat tidur, gelas, dan handuk.
  • Bersihkan permukaan benda apapun yang bisa tersentuh tiap hari. Bukti awal menunjukan bahwa virus corona baru dapat hidup di permukaan benda selama berjam-jam atau berhari-hari dalam berbagai kasus. Oleh karena itu, Sobatku dianjurkan untuk rutin membersihkannya dengan desinfektan, mulai dari gagang pintu, keyboard, ponsel, dan lainnya.
Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *