Kurap Pada Hewan Peliharaan Bikin Resah? Begini Cara Menghindarinya

Kurap pada hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing cukup sering terjadi. Jika kamu tidak segera mengenali dan menanganinya, bisa jadi kamu dan anggota keluarga yang akan dapat tertular. Agar hal tersebut tidak terjadi, kamu perlu melakukan langkah pencegahan, sekaligus menghindarinya. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang kurap pada hewan peliharaan dan cara menghindarinya, kamu bisa terus baca artikel berikut ini.

Bagaimana bisa hewan peliharaan terkena kurap?

Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana kurap pada binatang peliharaan bisa muncul? Diketahui jika kurap memakan keratin, yaitu protein yang ditemukan pada lapisan kulit paling atas dan rambut. Infeksi jamur ini menyukai area di mana ada banyak panas dan kelembapan. Itulah kenapa lebih sering terjadi selama musim dengan atmosfir hangat tiap tahun, misalnya di rumah dengan ventilasi yang tidak cukup baik sehingga sirkulasi udara tidak berjalan dengan memadai.

Kurap dapat ditularkan ke anjing atau kucing melalui kontak dengan binatang lain atau seseorang yang terinfeksi kurap. Binatang juga dapat terinfeksi oleh paparan benda-benda yang terkontaminasi, seperti peralatan perawatan, tempat tidur dan piring. Plus, binatang bisa tertular akibat spora jamur yang ditemukan di tanah. Kurap pada kucing pun lebih sering ditemukan, terutama pada kucing yang baru lahir daripada pada anjing.

Bagaimana untuk melindungi diri sendiri dari kurap pada binatang peliharaan?

Jika kamu yakin bila binatang peliharaan memiliki kurap, kamu perlu segera membawanya ke dokter hewan. Semua binatang yang ada di rumah bisa jadi perlu dirawat. Bahkan, binatang yang tidak menunjukan tanda-tanda telah terpapar kurap sekalipun. Spora kurap sangat sulit dibunuh dan dapat bertahan selama lebih dari satu tahun di lingkungan yang terkontaminasi. Jadi, penting untuk menyingkirkan spora saat merawat kurap pada binatang peliharaan yang kamu miliki. Caranya:

  • Cuci tangan secara menyeluruh setelah memegang hewan peliharaan. Kulit dengan luka terbuka atau lecet lebih rentan terkena kurap. Jadi jaga area tersebut tetap bersih dan tertutup.
  • Cuci tempat tidur hewan peliharaan, mainan, peralatan perawatan, piring, dan perlengkapan lain dengan disinfektan untuk membunuh spora kurap.
  • Persediaan hewan peliharaan yang tidak dapat didisinfeksi harus dibuang. Ini adalah salah satu cara efektif untuk menghilangkan semua benda yang bisa menyebabkan penyebaran kurap.
  • Vacuum bagian lantai secara teratur untuk menghilangkan bulu binatang yang rontok. Spora ini bisa bertahan dalam bulu tersebut.
  • Jika memungkinkan, biarkan hewan yang terinfeksi diisolasi di tempat yang mudah dibersihkan dan didisinfeksi.

Pentingnya Pencegahan Kurap Pada Hewan

Karena penyakit kurap pada binatang sangat menular dan perlu waktu lama untuk disembuhkan, upaya pencegahan dapat membuat binatang peliharaan tidak terlalu bermasalah dengan bulu yang rontok hingga membuat kulit menjadi rusak, termasuk lecet yang rasa sakit. Jika tidak segera ditangani, ada kemungkinan binatang peliharaan terkena infeksi sekunder yang perlu penanganan lebih lanjut dan lebih mahal.

Perawatan ini memerlukan beberapa kunjungan ke dokter hewan dan aplikasi obat topikal atau oral untuk menyembuhkan infeksi. Ini bisa menjadi sangat mahal. Jadi, mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kurap pada hewan peliharaan dapat menyelamatkannya kesehatan hewan dan juga budget bulanan. Selain itu, karena kurap dapat terjadi antar spesies, mengambil langkah untuk melindungi binatang peliharaan juga dapat melindungi seluruh anggota rumah kamu.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *