Artikel_5

Masih Malas Ganti Baju Setelah Olahraga? Masalah Kulit Ini Bisa Mengintai!

Sebagian orang masih punya kebiasaan malas ganti baju setelah olahraga. Padahal, baju sudah basah oleh keringat, lengket di badan dan yang pasti terasa tidak nyaman. Bila Sobatku masih melakukan hal tersebut, sepertinya perlu menghentikan karena faktanya, ada masalah kulit yang akan mengintai jika Sobatku malas ganti baju setelah olahraga. Biar makin jelas, yuk simak sama-sama artikel berikut ini.

Ruam Kulit

Keringat cenderung berasa asin dan keringat tersebut mengandung bakteri yang dapat merusak kulit. Gesekan yang terjadi pada pakaian yang dikenakan saat olahraga akan mengenai kulit dan ini cukup buruk. Bila Sobatku malas ganti baju setelah olahraga, berkeringat dan tubuh masih hangat, ini menjadi kondisi terbaik baik jamur, bakteri dan kuman untuk berkembang. Pada akhirnya, kulit mengalami ruam-ruam.

Sunburn

Sunburn atau sensasi kulit seperti terbakar sinar matahari dapat menjadi salah satu hasil dari kebiasaan buruk ini. Umumnya, sunburn yang terlihat pada bagian pundak terjadi karena Sobatku mengenakan baju olahraga lengan pendek di pantai atau di luar ruangan saat cuaca sedang terik. Pada kondisi seperti ini, keringat menghilangkan kualitas shading baju yang dikenakan hingga membuat bagian pundak tidak terlindung dan tidak berdaya.

Keringat Dingin

Alasan yang sebenarnya kenapa tubuh berkeringat adalah untuk pendinginan. Tubuh kita seperti sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), berkeringat ketika sedang panas, dan menggigil saat sedang dingin. Pada kondisi seperti ini, sistem saraf manusia  berusaha untuk membuat kita nyaman dan menjaga sistem kekebalan dari terkena flu. Namun saat Sobatku tidak ganti baju setelah olahraga dan pada kondisi berkeringat, maka Sobatku akan merasa lebih dingin karena suhu tubuh kita turun.

Jerawat

Kotoran dan debu yang berasal dari udara, peralatan olahraga, dan bila bercampur dengan keringat yang menempel di kulit, pada akhirnya dapat menyumbat pori. Saat dibiarkan begitu lama, bintik jerawat pun akan muncul dan menyebar, di manapun keringat itu berada. Dan karena baju yang basah oleh keringat cenderung hangat, bakteri pun bisa tumbuh dengan lebih cepat.

Infeksi Jamur

Tidak ada yang lebih disukai oleh jamur selain kondisi hangat dari tubuh yang berkeringat. Mereka bisa tumbuh dengan subur tanpa perlu banyak oksigen. Bila Sobatku malas ganti baju setelah olahraga, hal inilah yang akan terjadi. Pakaian olahraga yang basah oleh keringat dapat menjadi tempat yang subur untuk berkembangnya jamur, di mana ini bisa memicu kurap, kadas, infeksi jamur vagina, dan infeksi jamur kulit lainnya.

Kulit Lecet

Kulit lecet juga dapat terjadi karena kulit yang ada di bawah pakaian olahraga yang kotor dan basah kemudian menjadi lembut dan lembap sehingga bila terjadi gesekan dapat membuat kulit menjadi lecet. Ini terutama terjadi jika Sobatku mengenakan pakaian dengan jenis bahan lycra sintetis atau material lain dengan tekstur keras.

Infeksi Staph

Staphylococus aureus adalah bakteri kecil jahat yang diketahui dapat menyebabkan penyakit parah pada sistem pernapasan, menyebabkan keracunan makanan dan pada kasus ekstrim dalam masuk ke peredarahan darah hingga menyebabkan kematian. Kondisi ini terjadi akibat kebiasaan buruk yang sering disepelekan, yaitu malas ganti baju setelah olahraga.

Jika termasuk orang yang rajib berolahraga, Sobatku perlu meninggalkan kebiasaan buruk tersebut karena keringat yang timbulkan tanpa disadari dapat menjadi penyebab berbagai masalah kulit. Namun jika masalah kulit sudah terjadi, Sobatku tidak perlu panik karena kamu bisa memakai Obat Kurap 19 untuk meredakan masalah kulit seperti panu, kutu air, dan kurap. Cukup teteskan Obat Kurap 19 pada kapas, lalu oleskan pada area tersebut selama satu minggu atau sampai sembuh.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *